top of page
Search

Tujuan Pernikahan

  • Writer: MoveID Shirt
    MoveID Shirt
  • Dec 21, 2016
  • 3 min read

Firman Allah Ta'ala:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ (21) }

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. Qs. Ar-Ruum: 21.

Tafsir Ayat

Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata (yang artinya):

Firman Allah Ta'ala:

{وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا}

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia men­ciptakan untukmu istri-istrimu dari jenismu sendiri. (Ar-Rum: 21)

Dia menciptakan bagi kalian kaum wanita dari jenis kalian sendiri yang kelak mereka menjadi istri-istri kalian.

{لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا}

supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. (Ar-Rum: 21)

Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

{هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا}

Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan darinya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepada­nya. (Al-A'raf: 189)

Yang dimaksud adalah ibu Hawa. Allah menciptakannya dari Adam, yaitu dari tulang rusuknya yang terpendek dari sebelah kirinya.

Seandainya Allah menjadikan semua Bani Adam terdiri dari laki-laki, dan menjadikan pasangan mereka dari jenis lain yang bukan dari jenis manusia, misalnya jin atau hewan, maka pastilah tidak akan terjadi kerukunan dan kecenderungan di antara mereka dan tidak akan terjadi pula perkawinan. Bahkan sebaliknya yang terjadi adalah saling bertentangan dan saling berpaling, seandainya mereka berpasangan bukan dari makhluk sesama manusia.

Termasuk di antara rahmat Allah yang sempurna kepada anak-anak Adam ialah Dia menjadikan pasangan (istri) mereka dari jenis mereka sendiri, dan menjadikan rasa kasih dan sayang di antara pasangan-pasangan itu. Karena adakalanya seorang lelaki itu tetap memegang wanita karena cinta kepadanya atau karena sayang kepadanya, karena mempunyai anak darinya, atau sebaliknya kerena si wanita memerlukan perlindungan dari si lelaki atau memerlukan nafkah darinya, atau keduanya saling menyukai, dan alasan lainnya.

{إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ}

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (Ar-Rum: 21) (Tafsir Ibnu Katsir).

Faedah-faedah Ayat:

1. Cara mengenal dan mengetahui Allah Ta'ala yaitu dengan memperhatikan ayat-ayat-Nya, ayat-ayat Allah Ta'ala sangat banyak, seperti siang, malam, matahari , bulan, langit, bumi, dll. Di antara ayat-ayat-Nya adalah Allah Ta'ala menjadikan manusia berpasang-pasangan dari jenis manusia agar manusia merasa tenteram dengan pasangannya.

2. Termasuk fitrah manusia, cinta dengan lawan jenis, namun syariat Islam memberikan aturan agar kecintaan dengan lawan jenis diridhoi Allah Ta'ala yaitu harus dengan cara syar'i, ikatan suci, yaitu dengan menikah. Sebab merajut cinta dalam menikah inilah yang membedakan manusia dengan hewan, karena hewan ketika suka dengan lawan jenis, langsung menyalurkan hasratnya tanpa ikatan sah, sehingga cenderung bebas. Jadi kalau ada kelompok orang pezina seks bebas, maka mereka itu seperti hewan.

Begitu juga kalau ada seseorang yang mencintai sejenis (homo/lesbian), maka dia telah menyimpang dari fitrahnya, sehingga wajib bertaubat dan diobati.

3. Salah satu tujuan pernikahan adalah membangun keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah, yang didasari dengan rasa cinta yang tulus dan ikhlas menerima kekurangan pasangan, pengertian dan kerjasama di dalam rumah tangga. *Setiap masing masing pasangan baik suami ataupun istri wajib menunaikan kewajiban atas masing-masing sehingga bisa terwujudnya tujuan pernikahan.

4. Agar pasutri hidup bahagia, sangat diperlukan ilmu agama yang mapan, bahkan ilmu itu wajib dimiliki sebelum menikah, karena kewajiban ilmu itu sebelum berkata dan beramal.

5. Anjuran untuk menikah dengan pasangan yang dicintai, karena hal itu bisa melanggengkan rumah tangga.

6. Pasangan tidak akan sempurna, karena manusia pasti memiliki kekurangan, oleh karena itu wajib bagi setiap pasangan untuk menerima kekurangan pasangan dan pengertian, sebagaimana dia juga menerima kekuranganmu.

7. Hendaklah dalam memilih pasangan, seseorang mengutamakan calon yang taat beragama Islam dan berakhlak mulia, karena itulah yang membuat bahagia:

✔ Jika memilih fisik cantik atau tampan, lambat laun akan pudar dan tua,

✔ Jika memilih harta, harta bisa berkurang dan habis,

✔ Jika memilih nasab, semua akan hilang ditelan masa,

Jika tiga hal ini hilang, maka hilang pula cinta, Berbeda dengan cinta karena agama, cinta ini akan lebih awet di dunia bahkan sampai di akherat.

Wallaahu a’lam

Ustadz Agus Santoso, Lc., M.P.I

By Group BIS & BMS - Dakwah Untuk Umat Di Atas Manhaj Salaf💐

══════ ❁✿❁ ══════

Published By:

Group WA Bimbingan Muslim Shalih (BIS) & Bimbingan Mar'ah Shalihah (BMS)

Ikuti juga chanel: 📮Telegram

@moslemlearning

@alquranalhadits

•┈┈•••○○❁🌸❁○○•••┈┈•

Kurikulum Bimbingan :

Aqidah, Fikih, Hadits, Manhaj, Tafsir, Adab, Petuah Ulama, Tazkiyatun Nufus, Tanya Jawab, Dll.

•┈┈•••○○❁🌸❁○○•••┈┈•

Reposy by: Kaos Dakwah

bottom of page